Puki dara kecil bening

06-Jan-2017 22:19 by 8 Comments

Puki dara kecil bening - Sex chat no gold or premium

Namun nyatanya, percaya atau tidak, kau yang paling membuatnya merasa kehilangan. Padahal ia tahu, telapak tangannya yang menyentuh dadanya itu, kini tak lagi bisa merasakan detak jantung berdenyut di sana. Kau bilang kau tak suka melihat gadis itu bersedih. Telunjuknya perlahan menyingkirkan aliran darah yang membentuk garis di sudut bibir dan dagu Naruto. Dan sebuah aliran cakra terlarang—yang ia pelajari secara rahasia dari arsip bibi Chiyo di Suna—mengalir dari tubuhnya ke dalam tubuh Naruto melalui tautan bibir tersebut.'Kau akan tetap hidup, Naruto…'.o.

Genggamannya di tangan Sakura semakin erat."Aishiteru, Sakura…".o. "Mata Sakura melebar saat pemuda itu memuncratkan darah dari mulutnya. Melebihi ketakutannya saat melawan Sasori atau ketika berhadapan dengan Orochimaru."Kau akan… 'Apakah kau jatuh cinta padaku setelah aku memuji dahimu dulu? Telapak tangannya mengepal meski masih intens mengalirkan cakranya. Mungkin menahan tangis."Jangan menangis, S-Sakura-chan."Gadis itu menggeleng."Aku p-paling benci melihatmu menangis…"Sakura mengalihkan pandangannya. Ia melirik jauh ke kanan, tempat Sasuke—rekan setimnya yang tumbang dikelilingi ANBU bersama mayat Madara tak jauh darinya."Aku membawa S-Sasuke, pulang…"Shikamaru membuang muka. Ia mendesah, lalu berbalik, menatap luar Konoha dari gerbang. Sebuah senyum simpul terajut di bibirnya yang mengalirkan bau anyir darah. Ia masih mendongak memperhatikan Sakura yang mulai berkeringat karena mati-matian ingin menyelamatkannya.'Sakura…' pekiknya dalam hati. "Harusnya kau tetap hidup."Kakashi menengok kedua anak didiknya itu. " tanya Naruto masih dengan mata terpejam."Yang jelas bukan di neraka, Kit.". Ia meronta kuat saat merasa berada dalam kubangan darah—atau yang di matanya lebih cocok disebut lautan darah—di tempat yang samar-samar ia kenal. War is undeniable, Death is undeniable, Desire is undeniable. Kecepatan lari seorang Haruno Sakura tak bisa dibantah.

Summary : Apa jadinya ketika Naruto tewas dalam perang terakhir dunia shinobi?

' batinnya lagi."…Sakura-chaan…"Sakura menoleh, menatap iris cahaya biru bak kaca di mata Naruto.'Apakah kau bisa berpaling padaku yang selalu melindungimu, menemukanmu di manapun, sama seperti ayahku yang selalu bisa menemukan ibuku di manapun, Sakura-chan? "Dan untuk urusan memilih perempuan…Ibu juga wanita, Naruto…

Sama seperti ibuku yang jatuh cinta pada hokage keempat karena telah memuji rambutnya? Jadi nanti, tanpa kau tahu, kau akan tertarik pada seorang gadis tanpa tahu alasannya.""Naruto?

Melewati puluhan pohon yang masih berdiri kokoh dan udara yang mengalir—yang tak lagi menyesakkan seperti saat perang, gadis itu berlari.

Tak mempedulikan semua shinobi lain yang mulai mendekat ke arah medan perang utama nan tandus, ia tetap berlari.

Ia ingin ikut dalam peperangan itu, namun Hokage—yang juga gurunya—masih memaksanya untuk berada di tenda perawatan para shinobi yang hampir mati dalam perang.